
Huawei kembali menunjukkan keseriusannya di industri otomotif lewat kerja samanya dengan Chery dalam meluncurkan Luxeed R7 Extended-Range Electric Vehicle (EREV). Mobil ini menjadi bagian dari kolaborasi dua raksasa teknologi dan otomotif tersebut di bawah bendera Harmony Intelligent Mobility Alliance (HIMA). Peluncuran ini menjadi sorotan karena Luxeed R7 menawarkan jangkauan yang luar biasa, yakni hingga 1.673 km dalam satu kali pengisian bahan bakar dan baterai penuh.
Pada 17 April 2025, dua varian baru dari Luxeed R7 diperkenalkan di pasar Tiongkok, yakni versi Max dan Ultra. Kedua model ini tidak hanya dibekali dengan teknologi terbaru Huawei, tetapi juga mendapatkan pembaruan dari sisi desain dan efisiensi sistem. Luxeed R7 dibangun di atas platform Tuling milik Huawei dan menjadi model unggulan dari HIMA dalam kategori EREV premium.
Dalam pernyataan resminya, pihak Huawei menyatakan bahwa sistem teknologi yang digunakan pada Luxeed R7 mampu “mengurangi getaran mesin hingga 90% saat start-stop”, berkat teknologi EREV senyap yang dikembangkan. Klaim ini memperkuat positioning Luxeed R7 sebagai kendaraan hybrid yang nyaman sekaligus efisien.
Luxeed R7 hadir dalam dua varian utama: Max dengan penggerak roda belakang (RWD) dan Ultra dengan penggerak semua roda (AWD). Varian Max dibanderol mulai dari 299.800 yuan, sedangkan Ultra dibanderol sedikit lebih tinggi, yakni 319.800 yuan. Perbedaan harga ini merepresentasikan perbedaan performa dan fitur yang disematkan pada masing-masing varian.
Max hadir dengan motor listrik tunggal berkekuatan 227 kW (setara 304 hp) yang mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu 7,4 detik. Varian ini juga memiliki baterai ternary lithium 53,4 kWh yang mampu menjangkau 360 km dalam mode listrik murni (CLTC), serta total jangkauan gabungan mencapai 1.673 km—meningkat signifikan dari generasi sebelumnya yang hanya 1.570 km.
Sementara itu, varian Ultra yang menggunakan sistem dual motor (Huawei DriveONE) memberikan performa lebih agresif, dengan kekuatan total 382 kW (setara 512 hp) dan mampu melaju 0-100 km/jam hanya dalam 4,9 detik. Meski jangkauan totalnya sedikit lebih rendah di angka 1.551 km, varian ini ditujukan bagi pengguna yang mendambakan akselerasi tinggi dan handling presisi.
Teknologi Huawei yang Mendefinisikan Kecanggihan Mobil Masa Depan
Salah satu nilai jual utama Luxeed R7 adalah integrasi sistem Huawei Qiankun Advanced Driving System (ADS), yang dioperasikan melalui sensor canggih termasuk lidar 192-line di atap, tiga radar gelombang milimeter, 12 radar ultrasonik, dan 11 kamera. Sistem ini memungkinkan navigasi otonom baik di jalan tol maupun kota, serta fungsi parkir otomatis yang mulus.
Platform HarmonyOS 4 menjadi otak dari kabin Luxeed R7, mengoperasikan layar sentuh 15,6 inci di konsol tengah serta panel instrumen digital 12,3 inci. Sistem ini mendukung integrasi yang mulus antara perangkat digital pengguna, kendaraan, dan layanan berbasis cloud, memberikan pengalaman berkendara yang sangat terpersonalisasi dan intuitif.
Fitur kenyamanan juga tak luput dari perhatian. Kursi penumpang depan memiliki fitur zero-gravity dengan 18 pengaturan elektrik, pijat 10 titik, pemanas, dan penyangga kaki sepanjang 340 mm. Seluruh varian juga dilengkapi panoramic sunroof dan fungsi pemanas serta ventilasi di kursi, memperkuat kesan premium.
Efisiensi Energi dan Performa Mesin yang Tak Main-main
Luxeed R7 mengusung teknologi EREV yang menggabungkan motor listrik dengan mesin bensin 1.5T empat silinder sebagai pengisi daya baterai (range extender). Sistem ini dilengkapi tangki bahan bakar 67 liter, dan diklaim mampu mengatur kecepatan serta torsi mesin berdasarkan kondisi jalan untuk menghemat energi dan mengurangi getaran secara signifikan.
Dengan dukungan platform Giant Whale 400V milik Huawei, pengisian daya Luxeed R7 dari 20% hingga 80% hanya membutuhkan waktu 15 menit, menjadikannya ideal untuk penggunaan jarak jauh sekaligus fleksibel dalam pengisian daya.
Teknologi suspensi canggih turut mendukung kenyamanan dan stabilitas berkendara. Dengan suspensi depan double wishbone dan belakang multi-link, serta peredam variabel kontinu, pengendalian kendaraan tetap stabil bahkan dalam kecepatan tinggi. Luxeed R7 Ultra mencatatkan kecepatan tes moose sebesar 82,2 km/jam—angka yang menandakan stabilitas tinggi saat manuver mendadak.
Desain Eksterior Futuristik dengan Sentuhan Sporty
Dari segi tampilan, Luxeed R7 tidak mengalami perubahan signifikan dibanding versi sebelumnya. Mobil ini tetap mempertahankan ukuran dimensi 4956 x 1981 x 1634 mm dan wheelbase sepanjang 2950 mm, dengan koefisien hambatan udara hanya 0,247Cd—termasuk sangat aerodinamis untuk mobil besar.
Bagi pengguna yang ingin tampil lebih sporty, Luxeed menyediakan opsi paket sport yang mencakup diffuser belakang dan sayap belakang. Aksen desain ini menambah kesan agresif pada mobil, namun tetap mempertahankan kesan elegan berkat desain gril depan minimalis dan lekukan bodi yang halus.
Bagian pencahayaan juga didesain futuristik dengan lampu LED tipis yang menyatu dengan desain aerodinamis. Kesan futuristik ini sejalan dengan positioning Luxeed R7 sebagai kendaraan elektrik premium berbasis teknologi mutakhir.
Visi Masa Depan HIMA: Kolaborasi Huawei dan Chery
Luxeed R7 bukan sekadar model baru, melainkan representasi dari visi jangka panjang Harmony Intelligent Mobility Alliance (HIMA), hasil kolaborasi strategis antara Huawei dan Chery. Di tengah kompetisi sengit industri EV dan EREV, HIMA menargetkan segmen menengah ke atas dengan mengandalkan keunggulan teknologi Huawei dan pengalaman produksi Chery.
Menurut pernyataan resmi yang dikutip dari Yiche, Luxeed akan menjadi ujung tombak HIMA dalam memperluas portofolio kendaraan cerdas yang efisien dan nyaman di pasar domestik maupun global. Kehadiran sistem HarmonyOS sebagai sistem utama juga memungkinkan integrasi lebih dalam ekosistem produk Huawei secara keseluruhan.
Peluncuran Luxeed R7 menjadi sinyal bahwa Huawei tak main-main dalam memasuki pasar otomotif. Jika sebelumnya perusahaan ini dikenal sebagai pemain besar di sektor gadget dan telekomunikasi, kini Huawei tampaknya mulai menunjukkan bahwa masa depan mereka juga bergantung pada roda empat.