Baru-baru ini dihebohkan dengan berita mobil listrik BYD Seal mengeluarkan asap kebakaran. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Palang Merah, Jawa Barat. Banyak yang heran dengan peristiwa tersebut karena seperti yang kita ketahui, mobil BYD Seal adalah mobil listrik yang ditenagakan baterai. Banyak ahli yang ikutan berpendapat bahwa, penyebab terjadinya asap kebakaran tersebut adalah korsleting baterai mobil. Namun, belum ada konfirmasi resmi mengenai penyebab terjadinya kebakaran mobil tersebut.
Luther Panjaitan sebagai Head of PR and Government Relation PT. BYD Motor Indonesia, berpendapat bahwa insiden tersebut bukan berasal dari api seperti yang sudah tersebar di sosial media. Namun, para ahli mobil lainnya berpendapat bahwa terjadinya asap kebakaran BYD Seal adalah karena overcharging baterai yang ditanamkan pada mobil tersebut. Kalau mobil tersebut dicharge sampai harian, besar kemungkinan penyebabnya overcharging karena ada batas charge untuk baterai mobil BYD.
Kalau karena korsleting baterai, sangat kecil kemungkinan terjadi karena baterai mobil BYD didesain dengan model yang bisa memutuskan arus. Jadi, jika ada arus listrik yang lebih di baterai, maka sekring yang besar tersebut akan memutus arus dengan sendirinya. Menurut pelapor yang ada di sekitar kejadian tersebut, mobil tersebut sudah tidak dipakai selama 3 hari dan masih menyisakan baterai hingga 70%. Jadi, memang rada aneh dengan kejadian dari mobil BYD Seal yang mengeluarkan asap ini.
Saat ini, tim aftersales BYD sedang melakukan investigasi menyeluruh agar dapat melakukan identifikasi permasalah secara rinci, dan menemukan penyebab dari masalah tersebut,” tegas Luther. Demi kebaikan dan nama baik BYD yang sedang booming di Indonesia. Semua staff BYD akan memberikan klarifikasi dalam beberapa hari ke depan karena berita ini bisa saja menurunkan permintaan masyarakat terhadap mobil listrik mewah asal China ini.