Perbincangan soal Yamaha NMAX yang diklaim lebih irit menggunakan Pertalite dibanding Pertamax ramai dibahas pengguna motor. Penjelasan ahli migas ITB pun menjadi perhatian karena berkaitan dengan karakter mesin dan kualitas bahan bakar.
Perdebatan soal penggunaan bahan bakar pada sepeda motor kembali ramai dibahas di kalangan pengguna otomotif. Kali ini perhatian tertuju pada Yamaha NMAX yang disebut-sebut lebih irit menggunakan Pertalite dibanding Pertamax.
Klaim tersebut langsung memancing banyak komentar dari pengguna motor matic premium di media sosial dan komunitas otomotif.
Sebagian pengguna mengaku konsumsi BBM motor terasa lebih hemat saat menggunakan Pertalite, sementara yang lain tetap memilih Pertamax karena dianggap lebih sesuai untuk mesin modern.
Di tengah perdebatan tersebut, penjelasan dari ahli migas Institut Teknologi Bandung atau ITB ikut menjadi sorotan.
Perbedaan Pertalite dan Pertamax
Pertalite dan Pertamax memiliki perbedaan utama pada angka oktan atau Research Octane Number (RON).
Pertalite memiliki RON lebih rendah dibanding Pertamax.
Semakin tinggi angka oktan, semakin besar kemampuan bahan bakar menahan detonasi atau knocking pada mesin berkompresi tinggi.
Karena itu, pemilihan BBM sebenarnya harus disesuaikan dengan spesifikasi mesin kendaraan agar proses pembakaran berjalan optimal.
Kenapa Ada yang Merasa Pertalite Lebih Irit?
Sebagian pengguna motor mengaku konsumsi bahan bakar terasa lebih hemat saat menggunakan Pertalite.
Fenomena ini bisa dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari gaya berkendara, kondisi jalan, beban kendaraan, hingga karakter mesin motor itu sendiri.
Pada beberapa kondisi penggunaan harian dengan kecepatan stabil dan putaran mesin rendah, konsumsi BBM memang bisa terasa berbeda meski menggunakan jenis bahan bakar berbeda.
Namun hasil tersebut tidak selalu sama pada semua kendaraan dan kondisi jalan.
Penjelasan Ahli Migas ITB
Ahli migas menjelaskan bahwa bahan bakar dengan oktan lebih tinggi tidak otomatis membuat kendaraan lebih irit.
Fungsi utama oktan tinggi adalah menjaga proses pembakaran tetap stabil pada mesin dengan rasio kompresi tertentu.
Jika mesin dirancang menggunakan BBM beroktan tinggi, penggunaan bahan bakar yang sesuai dapat membantu performa mesin bekerja lebih optimal dan menjaga komponen tetap awet.
Sementara konsumsi BBM sendiri dipengaruhi banyak faktor lain selain jenis bahan bakar.
Mesin Modern Butuh BBM Sesuai Spesifikasi
Motor modern seperti Yamaha NMAX memiliki teknologi mesin yang sudah cukup maju dibanding generasi sebelumnya.
Karena itu penggunaan bahan bakar sebaiknya mengikuti rekomendasi pabrikan.
BBM dengan oktan sesuai membantu proses pembakaran lebih sempurna dan mengurangi risiko knocking atau pembakaran tidak normal.
Selain menjaga performa mesin, penggunaan BBM yang tepat juga membantu menjaga kebersihan ruang bakar dalam jangka panjang.
Faktor Gaya Berkendara Sangat Berpengaruh
Selain jenis bahan bakar, gaya berkendara menjadi salah satu faktor paling besar yang memengaruhi konsumsi BBM.
Pengendara yang sering melakukan akselerasi mendadak atau berkendara agresif biasanya akan menghabiskan bahan bakar lebih banyak.
Sebaliknya, penggunaan gas yang halus dan kecepatan stabil membantu motor bekerja lebih efisien.
Karena itu, motor yang sama bisa menghasilkan konsumsi BBM berbeda tergantung cara pengguna mengendarainya.
Kondisi Mesin dan Perawatan Juga Penting
Perawatan kendaraan juga sangat memengaruhi efisiensi bahan bakar.
Filter udara kotor, busi mulai lemah, atau tekanan ban kurang ideal dapat membuat konsumsi BBM meningkat meski menggunakan bahan bakar berkualitas tinggi.
Karena itu servis berkala tetap penting dilakukan agar performa mesin tetap optimal dan konsumsi bahan bakar lebih efisien.
Jangan Hanya Fokus pada Irit atau Tidak
Pemilihan bahan bakar sebaiknya tidak hanya berdasarkan faktor irit semata.
Kesesuaian dengan spesifikasi mesin dan kualitas pembakaran juga perlu diperhatikan agar kendaraan tetap nyaman digunakan dalam jangka panjang.
Penggunaan BBM sesuai rekomendasi membantu menjaga performa mesin, mengurangi risiko kerusakan, dan mendukung usia pakai komponen kendaraan.
Pilih BBM Sesuai Kebutuhan Kendaraan
Perdebatan soal Yamaha NMAX lebih irit menggunakan Pertalite atau Pertamax memang menarik untuk dibahas.
Namun pada akhirnya, setiap kendaraan memiliki karakter berbeda tergantung kondisi mesin, cara penggunaan, dan lingkungan berkendara.
Karena itu pemilik kendaraan sebaiknya memahami kebutuhan motornya sendiri dan memilih bahan bakar yang paling sesuai dengan spesifikasi mesin serta pola penggunaan harian.